ADI WEB

  • Home
  • About
  • Disclaimer
  • Sitemap
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Home
  • Atletik
  • Bola Besar
  • Bola Kecil
  • Bela Diri
  • Renang
  • Senam
  • Others
Showing posts with label Komputer. Show all posts
Showing posts with label Komputer. Show all posts

Saturday, December 26, 2020

KOMPUTER (Lengkap): Pengertian Komputer, Fungsi, Elemen, Jenis, dan komponen-komponen

 ADITZY     5:48 PM     Hardware, Info, Komputer, Pendidikan, Software     No comments   

     

Sumber : Winpoin.com

     Secara etimologis, istilah kata “komputer” berasal dari bahasa Latin, yaitu “computare” yang artinya adalah menghitung. Sehingga arti umum komputer adalah alat untuk menghitung aritmatika.

Pengertian Komputer adalah salah satu perangkat elektronik yang berfungsi untuk mengolah data sesuai dengan prosedur-prosedur yang telah dirumuskan sebelumnya, sehingga dapat menghasilkan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya.

Ada juga yang berpendapat bahwa definisi komputer adalah sebuah alat elektronik yang terdiri dari serangkaian komponen yang saling terhubung, sehingga membentuk suatu sistem komputerisasi. Sistem komputer tersebut dapat melakukan bekerja secara otomatis sesuai dengan program yang diperintahkan, sehingga dapat mengolah data menjadi informasi yang dibutuhkan.

Adapun komputer terdiri dari 3 elemen utama, yaitu:

• Hardware (Perangkat Keras), yaitu terdiri dari motherboard/mainboard, processor, RAM, harddisk, dan lainnya.

• Software (Perangkat Lunak), yaitu dapat berupa sistem operasi dan juga aplikasi yang berjalan di atasnya, contohnya sistem operasi windows, sistem operasi linux, aplikasi photoshop, aplikasi microsoft office, dan lain sebagainya.

• Brainware (Pengguna Komputer), yaitu pengguna atau operator komputer.

Para ahli telah berpendapat mengenai pengertian komputer, diantaranya adalah:

1. Williams dan Sawyer

Pengertian komputer adalah mesin serbaguna yang dapat diprogram, bisa menerima data dan memproses atau memanipulasi data tersebut menjadi informasi yang dapat digunakan.

2. Robert H. Blissmer

Pengertian komputer adalah alat elektronik yang memiliki kemampuan untuk melakukan beberapa tugas (task), yaitu menerima input, memproses input sesuai dengan perintah yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya, dan menyediakan hasil output dalam bentuk informasi.

3. William M. Fuori

Pengertian komputer adalah alat pemroses data yang mampu melakukan perhitungan secara besar dan cepat, termasuk operasi logika dan perhitungan aritmatika, serta tidak ada campur tangan manusia.

4. Robert H. Blissmer

Pengertian komputer adalah alat elektronik yang dapat menjalankan beberapa tugas diantaranya menerima input, memproses input, menyimpan perintah-perintah dan menghasilkan output dalam bentuk informasi.

5. Donald H. Sanders

Definisi komputer adalah sistem elektronik yang digunakan untuk mengolah dan memanipulasi data dengan cepat dan tepat, dirancang dan diorganisasikan agar bisa secara otomatis menerima dan menyimpan data, memproses data, sehingga dapat menghasilkan output berdasarkan instruksi yang sudah tersimpan di dalam memori.

6. V. C. Hamacher

Pengertian komputer adalah alat mesin penghitung elektronik yang sangat cepat dan mampu menerima informasi input digital, lalu memprosesnya sesuai dengan perintah program yang tersimpan di dalam memorinya, untuk menghasilkan output berupa informasi.


Komponen-Komponen Komputer

Sumber : m.merdeka.com

Komponen dapat dikategorikan kedalam 3 (tiga) kelompok, yaitu input, process, dan output.

1. Komponen Input

Yang pertama adalah komponen input yang merupakan komponen hardware (perangkat keras) yang berfungsi untuk pemberi perintah pada komputer. Adapun komponen input yaitu diantaranya:

• Keyboard, yaitu alat yang memberikan input berupa alphanumerik dan interpretasi ASCII

• Mouse & Trackpad, yaitu alat yang menghubungkan brainware (pengguna) dengan layar monitor

• Pen, yaitu alat yang fungsinya mirip seperti mouse namun berbentuk seperti pena

• Scanner, yaitu alat pemindai gambar yang akan diinput ke dalam sistem komputer

• Microphone, yaitu alat untuk menginput data dalam bentuk audio atau suara.

2. Komponen Proses

Selanjutnya adalah komponen proses yang berfungsi untuk mengolah dan memproses data sesuai dengan perintah yang diinstruksikan oleh brainware (pengguna) yang kemudian akan ditampilkan pada komponen output.Adapun komponen proses diantaranya yaitu:

• Motherboard, yaitu komponen utama yang menghubung berbagai komponen lainnya di dalam komputer.

• Processor, yaitu komponen untuk memproses mengolah data.

• RAM, yaitu alat yang disebut sebagai memori yang berfungsi untuk menyimpan berbagai perintah dan aktivitas komputer untuk sementara (temporary).

• HardDisk Drive, yaitu komponen yang bertugas untuk menyimpan data yang sifatnya lebih permanen di dalam komputer, misalnya penyimpanan sistem operasi komputer.

3. Komponen Output

Yang terakhir adalah komponen output yang berfungsi untuk menampilkan informasi dari perintah dan instruksi yang telah diproses oleh komputer. Adapun komponen output yaitu:

• Monitor, yaitu komponen komputer yang berfungsi untuk menampilkan proses yang sedang berjalan pada sebuah komputer

• Printer, yaitu komponen yang dapat mencetak informasi ke atas kertas atau dikenal dengan bentuk hard copy

• Speaker, yaitu komponen yang menghasilkan output berupa audio (suara)


Fungsi Komputer

Sumber : bahasteknologi.com

Komputer memiliki banyak memiliki fungsi dan manfaat, tergantung pada kebutuhan penggunanya. Berikut ini adalah fungsi-fungsi utama komputer:

1. Data Input

Fungsi komputer dapat menerima data dari sumber lain, seperti data yang diterima dari aktivitas di keyboard, mouse, atau dari komputer lainnya.

2. Data Processing

Fungsi komputer dalam melakukan pengolahan data (processing), untuk menghasilkan output berupa informasi. Informasi tersebut dapat berbentuk teks, video, audio, gambar, grafik, dan lain sebagainya.

3. Data Output

Fungsi komputer dalam menghasilkan output berupa informasi yang telah melalui proses pengolahan data. Informasi-informasi tersebut umumnya disajikan melalui monitor, printer, alat speaker atau lainnya.

4. Data Storage

Fungsi komputer sebagai media untuk menyimpan data dan informasi. Data-data tersebut dapat disimpan di dalam memori internal atau memori eksternal.

5. Data Movement

Fungsi komputer lainnya adalah untuk memindahkan atau mendistribusikan data dari satu komputer ke komputer lainnya.


Jenis – Jenis Komputer

Berdasarkan bentuk dan ukurannya, berikut ini jenis-jenis komputer:

1. Komputer Desktop

Pict : murdockcruz.com

Komputer desktop merupakan jenis komputer yang diletakan di atas meja. Umumnya, Komputer ini memiliki CPU yang terpisah dari monitor dan keyboard.

2. Komputer Laptop

Pict : hitekno.com

Komputer laptop adalah jenis komputer yang dapat dibawa-bawa penggunanya. Laptop memiliki CPU, monitor, dan keyboard yang menyatu menjadi satu perangkat alat elektronik.

3. Komputer Notebook

Pict : hilman.com

Komputer notebook adalah jenis laptop dengan ukuran yang lebih tipis. Umumnya digunakan oleh pelajar, pengajar, serta peneliti.

4. Komputer Palmtop

Pict : wikiwand.com

Komputer palmtop adalah komputer yang berukuran kecil dan bisa digenggam. Komputer ini sudah sangat jarang digunakan sejak banyaknya pengguna smartphone.

5. Handbook (Subnotebook)

Pict : goodgearguide.com.au

Handbook adalah jenis notebook yang berukuran lebih kecil dari notebook. Umumnya handbook memiliki spesifikasi yang rendah.

6. Komputer Tower

Pict : m.tokopedia.com

Komputer tower adalah komputer yang berukuran lebih besar dari komputer desktop. Komputer ini dilengkapi dengan perangkat pendukung karena memiliki banyak expansion slot.


Kesimpulan

Berdasarkan sejarah perkembangan komputer yang mengalami kemajuan yang sangat pesat dalam pengembangan fungsi dan tujuan komputer. Saat ini para ahli sedang mengembangkan kecerdasan buatan (artificial intelegent) yang memiliki kemampuan luar biasa dan dapat menyelesaikan permasalahan (problem solver) dengan waktu yang sangat cepat.


Demikian artikel tentang Pengertian komputer beserta komponen-komponennya. Semoga bermanfaat. Sekian dan terimakasih.



Referensi: https://kotakpintar.com/pengertian-komputer-adalah/

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Monday, May 1, 2017

Jenis - Jenis PSU (Power Supply Unit)

 ADITZY     5:16 PM     Hardware, Komputer     No comments   

Jenis - Jenis PSU (Power Supply Unit)

1. Jenis Power Supply Komputer AT

Sumber : powersupply33.com
     AT singkatan dari Advanced Technology. PSU ini tergolong jenis jadul dan hampir tidak atau jarang digunakan untuk zaman sekarang. Mempunyai 12pin konektor disebut dengan AT konektor daya. PSU AT digunakan pada komputer PentiumI, Pentium MMX, Pentium II dan Pentium III.

Ciri-ciri PSU AT:

  • Kabel daya untuk motherboard terdiri 8 - 12 pin.
  • Tombol ON/OFF bersifat manual.
  • Daya rata-rata dibawah 250 watt.
  • Ketika shutdown, PC tidak otomatis mati tetapi masih harus menekan tombol untuk menghidupkan di casing.

2. Jenis Power Supply Komputer ATX

Sumber : staticbg.com
     ATX singkatan dari Advanced Technology eXtended. Dilengkapi dengan konektor yg memiliki 20pin, disebut konektor power ATX. PSU ATX digunakan pada komputer dengan CPU Pentium III, Pentium IV dan CPU AMD.

Ciri-ciri PSU ATX:

  • Kabel power untuk motherboard terdiri dari 20 pin.
  • Ketika shutdown PC akan otomatis mati.
  •  Daya lebih besar.

3. Jenis Power Supply Komputer BTX

Sumber : esellerpro.com
     BTX singkatan dari Balanced Technology eXtended. Mempunyai 24 pin konektor, disebut dengan konektor power BTX. Dilengkapi juga dengan konektor power SATA 15 pin. ATX digunakan pada komputer Dual core,core2duo, Quad core, i3, i5, i7 CPU dan AMD model terbaru. BTX adalah jenis power supply paling banyak digunakan saat ini. Yang membedakannya dengan PSU AT adalah cara pemasangan kabel power ke motherboard yang lebih mudah dan praktis. Tidak perlu khawatir akan terbalik, karena jenis konektor pada kabel sudah disesuaikan dengan jenis slot yang ada pada motherboard.

Ciri-ciri PSU BTX:

   • Kabel power untuk motherboard terdiri dari 24 pin.
   • Ketika shutdown PC akan otomatis mati.
   • Terdapat tambahan pwer SATA.
   • Daya lebih besar.
   • Efisiensi lebih baik.


Demikian artikel tentang jenis-jenis Power Supply Unit atau PSU. Semoga bermanfaat. Sekian dan terimaksih.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Jenis - Jenis Mainboard (Motherboard)

 ADITZY     3:54 PM     Hardware, Komputer     2 comments   

     Motherboard sendiri, memiliki berbagai macam jenis. Semua jenis motherboard tersebut, pada umumnya dibedakan berdasarkan form factor, alias ukuran dari motherboard itu sendiri. Tentu saja tidak semua komputer membutuhkan ukuran form factor motherboard yang sama.

Berikut ini adalah beberapa jenis dari motherboard berdasarkan form factor yang dimilikinya:

1. Motherboard AT / AT Baby

     Jenis motherboard yang pertama adalah motherboard jenis AT atau sering juga dikenal dengan nama AT Baby. Motherboard ini merupakan jenis motherboard klasik, yang sudah tidak digunkaan lagi saat ini. Motherboard ini dikembangkan oleh IBM untuk mendukung penggunaan processor Pentium 2 pada saat itu, tepatnya sebelum tahun 1990-an.

     Apabila dibandingkan dengan generasi penerusnya, yaitu ATX, maka motherboard AT ini memiliki banyak kekurangan, seperti mudah mngalami panas dan juga ukurannya yang cukup besar. Saat ini, motherboard AT baby sudah jarang, bahkan tidak digunakan lagi, karena tidak kompatibel dengan teknologi sistem komponen CPU dan perangkat keras komputer saat ini.

2. Motherboard ATX

     Jenis motherboard yang kedua adalah motherboard jenis ATX. ATX merupakan kependekan dariAdvance Technology Extended. Motherboard ATX ini merupakan pengembangan dari jenis motherboard sebelumnya, yaitu AT / AT Baby yang memiliki banyak kekurangan. Motherboard ATX saat ini merupakan salah satu jenis motherboard standar yang banyak digunakan pada komputer di dunia.

Jenis dari ATX
     Motherboard jenis ATX sendiri juga terbagi menjadi bebeerapa jenis, berdasarkan ukurannya. Berikut ini adalah beberapa jenis dari motherboard ATX :

   1. Standard ATX
     Standard ATX merupakan jenis motherboard ATX standard, yang banyak digunakan untuk komputer maupun laptop. Motherboard jenis Standard ATX ini memilki ukuran panjang 305 mm dan lebar 244 mm. Motherboard standard ATX memiliki AGP konektor dan juga PCI connector.

   2. Micro ATX
     Micro ATX, sesuai dengan namanya, motherboard dengan jenis Micro ATX ini memiliki bentuk micro, alias kecil apabila dibandingkan dengan form factor ATX Standard dan form factor ATX lainnya. Ukuran dari motherboard Micro ATX ini adalah sebesar 244 mm x 244 mm.
Dengan ukuran yang kecil ini, maka micro ATX sanga cocok digunakan pada netbook yang memilki ukuran fisik kecil dan tidak terlalu membutuhkan spesifikasi yang tingi.
Micro ATX juga terbilang salah satu jenis motherboard ATX yang paling ekonomis dan murah.

        • Flex ATX
     Flex ATX merupakan pengembangan dari motherboard micro ATX. Flex ATX menawarkan fleksibilitas dalam merancang komputer, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Flex ATX memiliki 2 PCI connector.

        • Mini ATX
     Mini Atx memiliik ukuran yang relative kecil, mirip seperti mirco PCX. Ukuran dari motherboard Mini ATX ini adalah 284 mm untuk panjangnya, dan 208 mm untuk lebarnya. Motherboard mini ATX saat ini banyak digunakan untuk keperluan PC ukuran kecil, dan juga keperluan netbook kecil.

3. Motherboard BTX

     Jenis motherboar yang ketiga adalah BTX. BTX merupakan kependekan dari Balanced Technology Extended. Sesuai dengan namanya, motherboard jenis BTX ini menawarkan keseimbangan dalam penggunaan sebuah sistem komputer.

Keseimbangan dari penyusunan sistem komputer ini terlihat dari keunggulan BTX dalam hal mengatur suhu. BTX mampu untuk mengoptimalkan sirkulasi udara di dalam komputer, serta mampu untuk melakukan pengendalian panas.

Jenis dari Motherboard BTX
     Motherboard BTX sendiri memilki beberapa jenis. Jenis dari motherboard BTX tersebut dilihat dari ukuran atau dimensi dari motherboard BTX, yang terdiri dari :

   1. BTX Standar

     BTX standar merupakan jenis motherboard BTX yang memiliki ukuran dimensi standa, yaitu sebesar 325 mm untuk panjangnya, dan juga 267 mm untuk lebarnya. Cukup besar apabila dibandingkan dengan standard ATX.
BTX standar, meskipun lebih besar, namun disebut – sebut memiliki kemampuan yang baik dalam menjaga sirkulasi panas di dalam sistem komputer, sehingga dapat meminimalisir terjadinya overheating.

   2. Micro BTX
     Jenis motherboard BTX berikutnya adalah jenis Mikro BTX. Micro BTX senarnya memiliki fungsi dan juga keunggulan yang hampir sama dengan standard BTX. Namun demikian, perbedaannya terdapat pada ukurannya. Micro BTX memiliki ukuran sebesar 264 x 267 mm panjang dan lebarnya.

   3. Pico BTX
Pico BTX merupakan versi min I dari BTX. Memiliki ukuran yang jauh lebih kecil, Pico BTX hanya memilki lebar sebesar 203 mm, dengan panjang motherboard Pico BTS sebesar 264 mm.

4. Motherboard ITX

     Apabila pada motherboard jenis ATX dan juga BTX keduanya sama sama memiliki ukuran yang besar, yaitu berkisar antara 300 mm hingga 200-an mm, maka tidak dengan motherboard jenis ITX. Motherboard jenis ITX atau yang dikenal dengan kepanjangannya, Information Technology Extended ini memiliki ukuran yang jauh lebih kecil. Motherboard ITX didukung oleh Via, yang memiliki factor level kecil, yang sangat pas dan juga cocok untuk dibuat sebagai motherboard pada mini PC, atau juga PC tablet dengan ukuran kecil.

Jenis dari Motherboard ITX:
Motherboard ITX memiliki 2 jenis form factor, yaitu :

   1. Mini ITX
     Mini ITX merupakan format ITX dengan dimensi yang kecil. Motherboard jenis mini ITX ini berbentuk persegi, dengan panjang masing – masing sisinya adalah 170 mm. Kecil sekali bukan? Sangat pas untuk kebutuhan tablet PC dan juga mini PC anda.

   2. Nano ITX
     Masih berpikir bahwa mini ITX adalah yang paling kecil? Tunggu dulu, format ITX lainnya juga ada yang lebih kecil lagi, yaitu nano ITX. Nano ITX merupakan jenis motherboard ITX yang terkecil. Ukurannya berbentuk persegi, sama seperti mini ITX, dengan ukuran yang lebih kecil, berbeda 50 mm dari mini ITX, yaitu sebesar 120 mm x 120 mm.


Demikian artikel tentang jenis-jenis motherboard. Semoga bermanfaat. Sekian dan terimakasih.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Tips Merawat PSU (Power Supply Unit) dan Kesalahan Yang Umum Dilakukan Oleh Para Pengguna Komputer Terhadap PSU

 ADITZY     3:40 PM     Hardware, Komputer, Tutorial     No comments   


                                                                      Sumber : personal.psu.edu

     Fungsi dari power supply unit adalah merubah arus tegangan listrik bolak-balik (AC), menjadi searah (DC). Dengan fungsi tersebut maka arus tegangan listrik yang tadinya arus kuat berubah menjadi arus kecil.

Misalkan: 
     Jika perhitungan tegangan listrik sebuah rumah tangga rata-rata AC220 V dengan power supply ini dirubah menjadi DC 12-15 V. Terjadi penghematan 94%-95%. Sungguh merupakan upaya yang harus menjadi fokus perhatian kita dalam menghemat konsumsi sumber daya energi. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa kurangnya perhatian dan perawatan pada power supply mengakibatkan umur pemakaian komputer kita menjadi pendek.

Berikut kesalahan yang umum dilakukan oleh para pengguna komputer:

1. Power supply mudah rusak, karena tidak menggunakan stabilizer.
     Dengan kondisi seperti ini, pada saat tegangan listrik mati, arus kuat (listrik) yang datang tiba-tiba, bisa menghantam power supply pada saat komputer sedang digunakan (kejutan listrik). Akibat yang ditimbulkan dari kejadian tersebut sangatlah fatal. Selain bisa menimbulkan bahaya kebakaran, juga mengancam langsung keselamatan jiwa si pengguna. Oleh karena itu dengan menggunakan stabilizer, hal-hal semacam tadi dapat direduksi seminimal mungkin. Sebab fungsi dasar sebuah stabilizer adalah menahan shock electricity.

2. Menggunakan perangkat tambahan pada komputer yang menguras pasokan sumber listrik.
     Maksudnya adalah memberikan beban baru terhadap tegangan listrik yang harus dihadirkan pada mesin komputasi. 

Misalnya: 
     Pada komputer rakitan, selain dipasang CD-ROM, juga dipasang DVD-Writer. Kemudian, dipasang lagi mobile rack (pemindah harddisk). Bertumpuknya perangkat tersebut pada satu sumber pasokan listrik, jelas mengakibatkan beban dan daya power supply berkurang dengan drastis. Memang tidak akan terasa perubahan yang terjadi, tapi bila diteruskan pemakaian seperti ini, umur komputer kurang dari 12 bulan.

3. Debu yang masuk cepat merusak tingkat kestabilan pasokan listrik yang diberikan pada komputer.
     Dapat anda bayangkan, udara dalam ruang casing power supply yang seharusnya bersih, terkumpul debu-debu yang dapat menghambat sirkulasi tegangan listrik dan udara. Para pengguna biasanya jarang sekali membersihkan bagian ini, karena selain malas membuka dan membongkar tempat komputer, juga ada peringatan pada label box power supply. Bunyinya “CAUTION: DO NOT OPEN. IT’S DANGEROUS!”. Dengan tanda seperti itu jelas pengguna memilih resiko aman (takut), dari pada harus repot-repot membuka, membongkar, dan membersihkan debu yang menghinggapi power supply.

     Bila hal ini di biarkan, jelas akan merugikan diri kita sendiri. Selain data-data penting bisa rusak bahkan tidak dapat digunakan, juga kita kehilangan waktu, tenaga, dan pikiran yang tidak ternilai harganya.

Berikut di bawah ini hal-hal yang harus diperhatikan oleh para pengguna komputer:

1. Pilihlah power supply yang memberikan daya besar. 
     Artinya memberikan jumlah pasokan listrik yang relatif besar. Biasanya selain dilihat dari Input/Output (AC/DC) yang dihasilkan, juga berapa watt-kah tegangan listrik yang ada. Standar di Indonesia pada umumnya adalah 200-250 watt. Disarankan carilah power supply yang watt-nya lebih besar dari besaran angka tersebut di atas. Ini ditujukan untuk menjaga sumber pasokan listrik, apabila kita menambah perangkat baru pada komputer kita.

     Pihak produsen, sudah mampu memproduksi power supply dengan besaran 300-400 watt. Seiring dengan penambahan besaran tersebut, maka harga yang ditawarkan pun ikut naik. Biasanya power supply jenis ini digunakan pada komputer yang bertugas sebagai server. Dengan tugas kerja yang boleh dikatakan 24 jam non-stop, komputer yang berfungsi sebagai server tentunya harus selalu dalam kondisi prima. Untuk itu diperlukan power supply yang mampu menunjang kinerja dan kestabilan pasokan listrik yang digunakan.

2. Gunakan power supply yang menggunakan double fan (kipas).
     Selain berfungsi untuk menetralisir suhu panas dalam power supply juga untuk memberikan kelancaran terhadap sistem sirkulasi udara yang ada pada casing komputer. Dengan demikian suhu panas pada komputer dan power supply dapat terjaga dengan baik. Semakin dingin suhu pada sebuah komputer, semakin ideal pemakaian yang digunakan. Artinya komputer bisa kita gunakan dalam jangka waktu yang lama.

3. Bersihkan debu yang masuk.
     Apabila kita mempunyai waktu luang, ada baiknya kita membersihkan debu-debu yang menempel pada komputer, terutama pada power supply. Gunakanlah sikat halus (alat pembersih) untuk membersihkan debu-debu tersebut. Karena, bagaimana pun juga komponen-komponen yang ada dalam mainboard komputer mempunyai sifat yang sangat sensitif. Tergores tanpa sengaja, dapat mengakibatkan matinya sebuah komputer. Oleh karena itu, sebaiknya kita menggunakan alat pembersih yang baik.


Demikian perawatan secara umum tegangan listrik power supply unit pada komputer Anda. Semoga bermanfaat. Sekian dan terimakasih.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Pengertian dan Efisiensi PSU (Power Supply Unit)

 ADITZY     3:34 PM     Hardware, Komputer     1 comment   

Power Supply Unit
                                 

Pengertian Power Supply Unit (PSU)

     Power supply unit atau disingkat PSU adalah komponen komputer yang memasok listrik ke komponen lain dalam komputer. Lebih khusus, power supply unit biasanya dirancang untuk mengkonversi arus linstrik bolak-balik(AC 220-240V) menjadi arus listrik DC tegangan rendahbuntuk dapat dikonsumsi oleh komponen internal komputer. Beberapa pasokan listrik memiliki tombol untuk mengubah antara 230 V dan 115 V. Model lainnyabmemiliki sensor otomatis untuk beralih tegangan input secara otomatis, atau dapat menerima tegangan antara batas-batas tertentu.

     Pasokan daya komputer yang paling umum digunakan saat ini adalah bentuk ATX (Advanced Technology Extended). Hal ini memungkinkan pasokan daya yang dapat saling berbeda bagi berbagai komponen di dalam komputer. ATX juga dirancang untuk menghidupkan dan mematikan menggunakan sinyal dari motherboard, dan memberikan dukungan untuk fungsi-fungsi modern seperti modus stand by yang tersedia di banyak komputer. Spesifikasi terbaru dari PSU ATX standar sampai pada awal 2010 adalah versi 2.xx.

Pasokan listrik Komputer dinilai berdasarkan daya keluaran maksimum. Rentang daya yang tipikal adalah dari 300W sampai 500W untuk sistem komputer rumah biasa. Dengan tuntutan kebutuhan pasar maka Power supply yang digunakan oleh kebanyakan para gamer saat ini mulai dari 450 W sampai 1400W. Sementara untuk server bisa menggunakan power supplu unit dengan daya hingga 2 kW.

Peringkat kekuatan power supply PC tidak bersertifikat resmi hanya sesuai dengan klaim masing-masing produsen. Artinya jika mereka menulis 500W maka belum pasti bahwa dayanya memang konstan 500W, bisa jauh lebih rendah. Oleh karena itu ketika membeli power supply unit belilah yang bersertifikat resmi, artinya tidak diragukan daya dan stabilitasnya.

Efisiensi Power Supply Unit

      Pasokan listrik Komputer umumnya sekitar 70-75% efisien. Itu berarti agar power supply 75% efisien untukmenghasilkan output 75 W DC akan memerlukan 100 W input AC dan menghilangkan sisanya 25 W berupab panas. Pasokan listrik yang berkualitas tinggi dapat lebih dari 80% efisien; PSU yang efisien energi lebih sedikit membuang energi menjadi panas, dan membutuhkan aliran udara kurang dingin, dan sebagai hasilnya akan lebih tenang. Konon kabarnya pasokan listrik Server Google lebih dari 90% efisien, pada 2 server HP pasokan listriknya telah mencapai efisiensi 94%. Standar PSUs yang dijual workstation server memiliki efisiensi sekitar90%, pada tahun 2010.

     Sangat penting untuk menyesuaikan kapasitas power supply dengan kebutuhan daya komputer. Efisiensi energi pasokan listrik akan turun secara signifikan pada beban rendah. Umumnya efisiensi puncak beban sekitar 50-75%. Kurva bervariasi dari satu model ke model lain. Sebagai aturan praktis untuk pasokan listrik standar biasanya tepat untuk membeli power supply yaitu bahwa konsumsi yang dihitung dari komputer seseorang adalah sekitar 60% dari kapasitas nilai pasokan yang disediakan. Artinya konsumsi maksimum yang dihitung dari komputer tidak melebihi peringkat kapasitas pasokan.


Demikian artikel tentang Pengertian dan Efisiensi Power Supply Unit. Semoga bermanfaat. Sekian dan terimakasih.

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Perangkat Keras Jaringan Komputer (Lengkap)

 ADITZY     1:35 PM     Hardware, Jaringan, Komputer     No comments   

Perangkat Keras Jaringan Komputer
 
     Jaringan komputer adalah ”interkoneksi” antara 2 komputer autonomous atau lebih, yang terhubung dengan media transmisi kabel atau tanpa kabel (wireless) bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Autonomous adalah apabila sebuah komputer tidak melakukan kontrol terhadap komputer lain dengan akses penuh, sehingga dapat membuat komputer lain, restart, shutdows, kehilangan file atau kerusakan sistem.

     Dengan adanya jaringan komputer ini, maka setiap komputer bisa saling bertukar informasi, baik dari server, maupun antar client.Untuk membangun sebuah jaringan komputer, tentu saja ada banyak hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah faktor hardware. Hardware atau perangkat keras merupakan elemen yang sangat vital dalam pembentukan jaringan komputer.

     Apabila kekurangan satu elemen hardware saja, maka dapat dipastikan suatu jaringan tidak akan dapat berjalan dengan sempurna. Berikut ini adalah beberapa hardware atau perangkat keras yang bisa digunakan pada jaringan komputer :

1. Komputer Server

Hasil gambar untuk komputer server
Komputer Server
     Server merupakan salah satu perangkat yang sangat penting, karena server merupakan pusat dari jaringan komputer. Semua data penting yang nantinya akan disebarkan melalui jaringan internet semuanya berada pada komputer server. Komputer server ini nantinya akan saling terhubung dengan komputer – komputer client, yang dapat mengakses data dari server tersebut.

  • Fungsi utama dari server
     Sebagai database informasi yang nantinya akan dikirimkan dan juga disebarkan oleh jaringan. Semua data tersebut akan ditransmisikan melalui sistem jaringan agar nantinya dapat sampai ke komputer client. Kecanggihan fungsi CPU pada komputer server ini sangat penting dalam menunjang keandalan jaringan agar tidak terjadi komputer sering hang.

  • Spesifikasi khusus dari komputer server
     Dengan tugasnya yang harus bisa menyediakan data bagi client yang terhubung ke dalam jaringannya, maka komputer server wajib mampu untuk beroperasi secara penuh, yaitu 24 jam sehari. Maka dari itu, biasanya komputer server memiliki spesifikasi yang tidak ada pada komputer biasa pada umumnya, seperti power supply yang lebih baik, harddisk yang memiliki kapasitas besar, processor yang jauh lebih cepat dan tidak mudah panas, kapasitas RAM yang besar, serta berbagai spesifikasi khusus lainnya.

  • Kebutuhan dan penanganan komputer server
     Selain itu, ada baiknya komputer server diletakkan di dalam suatu ruangan dengan sistem pendingin udara yang tetap berjalan, sehingga hal ini dapat mengurangi peningkatan suhu panas pada komputer server.


2. Komputer user atau client

Hasil gambar untuk komputer client
Komputer Client
     Perangkat keras dalam jaringan komputer yang kedua adalah komputer client atau user, sering juga dkenal dengan istilah terminal ataupun workstation. Secara umum, komputer client ini merupakan komputer umum yang digunakan untuk memperoleh data dari server. Perangkat keras jaringan komputer - komputer client ibarat rantai makanan di dalam ilmu ekologi, komputer server adalah tanaman penyedia makanan, sedangkan komputer client adalah hewan yang memakan hasil buah dari tanaman tersebut. Artinya, komputer client ini di tugaskan untuk menarik data yang ada di komputer server.

  • Spesifikasi komputer client atau user
     Komputer client yang sudah terhubung ke dalam jaringan, akan dapat memperoleh informasi dan juga akses terhadap komputer server. Komputer client ini dioperasikan secara manual oleh usernya, yaitu manusia untuk berbagai macam kebutuhan, seperti mencari data, bermain game online, ataupun keperluan lainnya.

3. Hub
Gambar terkait
Hub
     Fungsi utama dari hub adalah untuk membagi jaringan dari satu server menuju ke client komputer dalam satu jaringan, terutama jaringan LAN alias lokal. Secara teoritis, hub sendiri adalah sebuah hardware atau perangkat keras yang merupaan suatu central connection point pada suatu jaringan, yang berfungsi untuk menerima sinyal dari server atau host dan kemudian mentransmisikannya ke client yang akan membentuk suatu jaringan.

     Dengan adanya central connection point ini, maka hub dapat mentransmisikan data dari server menuju lebih dari satu client yang terhubung dalam satu jaringan LAN. Apabila anda hanya ingin sekedar membagi satu jaringan lokal ke dalam beberapa komputer saja, maka hub merupakan salah satu perangkat keras yang tepat.

  • Fungsi Hub
- Membuat jaringan lokal dari beberapa komputer.
- Mentransmisikan jaringan, terutama LAN.
- Penguat sinyal dari suatu jaringan.
- Mempengaruhi proses konektivitas antar jaringan.

  • Kelemahan dari Hub
- Apabila hub mengalami kerusakan, maka keseluruhan jaringan komputer akan mengalami kegagalan.
- Tidak bisa mengatur kecepatan ataupun jumlah paket data yang ditransmisikan ke komputer client.

4. Switch

Switch

    Switch memiliki fungsi yang sama seperti hub, yaitu dapat membantu memecah – mecah jaringan lokal. Dari satu komputer server atau host, anda dapat menggunakan switch untuk mengkoneksikan lebih dari satu komputer client ke dalam satu jaringan LAN atau lokal. 

  • Perbedaan Hub Dengan Switch
     Yang membedakan fungsi hub dengan switch adalah kemampuannya. Switch memiliki kemampuan yang lebih pintar daripada hub, karena switch mampu membatasi dan juga mengatur jumlah paket data yang ditransmisikan ke dalam komputer client yang terhubung dalam jaringan. Jadi, dengan menggunakan swictch, pengaturan data antar client bisa dibedakan.

  • Fungsi Utama dari switch
- Untuk menerima sinyal dan juga data dari komputer atau server.
- Mentransmisikan data dari server atau host ke dalam jaringan dan kepada client.
- Memperkuat sinyal yang ditransmisikan dari server atau host menuju client.
- Dapat mengatur dan juga membatasi jumlah paket data yang ditransmisikan kepada client.
- Sebagai central connection point.
- Dapat berfungsi sebagai repeater.
- Sebagai splitter atau pemisah antar komputer di dalam suatu jaringan.

5. Bridge
Hasil gambar untuk bridge perangkat komputer
Bridge
     Bridge memiliki fungsi utama untuk menjembatani jaringan. Maksud dari menjembatani jaringan adalah bridge dapat menggabungkan lebih dari satu jaringan lokal ke dalam satu jaringan lokal yang lebih luas, ataupun sebaliknya, memecah satu jaringan lokal / LAN yang luas menjadi beberapa jaringan lokal yang lebih kecil. Selain itu, bridge juga dapat menjadi penghubung antar dua atau lebih jaringan lokal dengan topologi jaringan yang berbeda – beda.

     Fungsi bridge akan sangat terasa apabila anda berada di dalam lingkungan instansi besar, yang terdiri dari beberapa ruangan kantor atau divisi yang letak gedungnya berjauhan. Seluruh komputer antar gedung akan dapat tetap saling terhubung denngan satu jaringan LAN induk dengan menggunakan bridge.

  • Fungsi dan Keunggulan Bridge
- Memecah jaringan LAN yang besar, menjadi jaringan – jaringan kecil untuk gedung atau ruangan tertentu.
- Menghemat biaya operasional, hanya membutuhkan satu server saja untuk banyak gedung dalam jangkauan yang luas.
- Bisa digunakan untuk memecah jaringan LAN hingga ke luar pulau.
- Menjaga keamanan data dari suatu organisasi.
- Mempermudah proses monitoring pada suatu jaringan yang lebih kecil.

6. Router

Router
     Perangkat keras dalam jaringan komputer berikutnya adalah router. Router sendiri secara teknis memiliki fungsi untuk melakukan penghalaan, atau menyalurkan koneksi internet melalui protokol TCP IP menuju komputer client.

     Secara khusus, fungsi router bisa seperti access point, dimana bisa meneruskan koneksi internet dari broadband atau provider menuju lokasi komputer client. Namun demikian, pada dasarnya fungsi router jauh lebih banyak dari pada itu, karena router digunakan untuk memberikan rute atau jalan – jalan tertentu bagi paket data yang ditransmisikan.

  • Penggunaan dan implementasi router
Contoh penggunaan router biasanya berada di perkantoran atau kampus, dimana router akan menerima sinyal paket data, dan kemudian router akan melakukan proses routing paket data tersebut ke lokasi – lokasi yang sudah ditentukan sebelumnya oleh operator router.
Router sangat cocok untuk digunakan pada satu atau lebih gedung perkantoran, kampus, ataupun mall untuk mentransmisikan paket – paket data ke dalam access point. Dalam hal ini, router memang memiliki peran ganda yang tumpang tindih dengan access point dalam jaringan komputer.

7. Access Point
Access point
     Apabila anda mengetahui bahwa router memilki fungsi yang sama seperti access point, lalu apa keunggulan dari access point? Access point memiliki keunggulan, yaitu harganya yang lebih murah dibandingkan dengan router, serta pengaplikasiannya yang jauh lebih sederhana.

     Acces point hanya digunakan untuk memancarkan sinyal wireless yang diterima dari router ataupun broadband untuk membuat suatu jaringan WLAN atau wireless area network. Fungsi ini jauh lebih sederhana apabila dibandingkan dengan router, yang memiliki fungsi yang sangat kompleks dan banyak.

  • Keunggulan Acces Point
- Harga yang lebih murah.
- Perawatan yang lebih mudah.
- Bisa langsung tersambung dengan router ataupun broadband.
- Sudah mendukung penggunaan wireless (yang saat ini access point juga sering kita kenal dengan istilah hotspot).
- Dapat digunakan dalam ruangan kecil hingga sedang.

8. Kabel

Kabel Jaringan

     Ketika berbicara mengenai jaringan, pastilah kita wajib memiliki kabel. Ya, kabel berfungsi untuk membawa paket data dari server menuju client, tentunya dalam suatu jaringan yang bukan merupakan jaringan wireless.

     Biasanya, kabel yang digunakan adalah jenis kabel UTP atau Unshielded Twisted Pair, Coaxial, dan juga kabel Fiber Optic. Tentu saja penggunaan kabel dalam jaringan komputer sangat efisien, terutama ketika anda ingin membangun sebuah jaringan lokal, karena biaya yang lebih murah dibandingakn dengan perangkat wireless.

  • Kekurangan penggunaan kabel
- Instalasi yang cenderung rumit, karena harus mempertimbangkan lokasi penempatan kabel yang aman.
- Butuh kabel dalam jumlah banyak.

9. NIC atau Ethernet Card

NIC

     NIC merupakan kependekan dari Network Interface Card, yang merupakan suatu kartu -yang juga kita kenal dengan istilah ethernet card- yang memegang peranan penting dalam jaringan kompoter. Ethernet card merupakan kartu jaringan yang ditanamnkan pada komputer, yang mana akan membuat sebuah komputer mampu terhubung ke dalam jaringan LAN.

  • Fungsi ethernet card
     Dengan adanya ethernet card ini, maka setiap komputer bisa saling terhubung ke dalam jaringan dengan menggunakan koneksi kabel. Namun demikian, mungkin saat ini ethernet card sudah jarnag digunakan, meskipun merupakan salah satu protokol standar dalam sebuah sistem komputer. Hal ini tidak lain dan juga tidak bukan adalah karena penemuan teknologi wireless yang lebih praktis dan juga mudah untuk diaplikasikan.


10. Modem
                                
                   Modem                          
     Perangkat keras berikutnya yang merupakan perangkat penting dalam jaringan komputer adalah modem. Modem merupakan kepanjangan dari modulator dan demodulator.

     Secara harafiah itu berarti modem merupakan suatu bentuk komunikasi dua arah yang dimana modem bisa melakukan proses perubahan data sinyal digital menjadi analog, dan kemudian bisa merubah kembali sinyal tersbut menjadi digital agar bisa digunakan di dalam komputer.

  • Penggunaan modem saat ini
     Saat ini perkembangan modem sudah jauh lebih pesat, dulu, modem digunakan untuk menggunakan koneksi Dial-up yang dikenal dengan nama Modem ADSL. Saat ini, modem sudah berbentuk USB, sehingga mudah digunakan. Selain itu, ada pula modem yang memiliki fungsi yang digabung dengan router, sehingga semua fungsi modem, router dan juga access point berada di dalam satu alat saja.

11. Konektor

Konektor

     Konektor merupakan alat yang di pasang pada masing masing ujung kabel jaringan untuk menghubungkan adapter network dengan kabel. 

Berbagai jenis konektor jaringan ini harus disesuaikan dengan tipe dan jenis kabel jaringan yang dipakai.

- Konektor RJ-45 digunakan untuk Kabel UTP.
- Konektor BNC/T digunakan untuk Kabel Coaxial.
- Konektor ST digunakan untuk Kabel Fiber Optic.

12. Repeater

Repeater

  Repeater merupakan perangkat keras jaringan komputer untuk memperkuat sinyal jika digunakan pada jarak yang jauh. Dengan adanya repeater ini jaringan yang tidak terjangkau oleh jarak yang cukup jauh dalam suatu lan, dapat dikembangkan dan di tarik agak jauh dan memperoleh sinyal yang cukup.

     Itu adalah beberapa perangkat keras yang biasa digunakan untuk kepentingan jaringan komputer. Meskipun memiliki banyak perangkat keras, namun demikian, untuk keperluan personal, seperti di dalam rumah, anda hanya membutuhkan dua perangkat, yaitu PC dan juga acces point saja untuk membuat jaringan WLAN di dalam rumah anda. Kedua hardware tersebut sudah cukup untuk membangun sebuah jaringan WLAN di dalam rumah anda, sehingga anda tidak perlu berkutat dengan banyak kabel dan juga banyak perangkat keras.



Referensi : http://dosenit.com/jaringan-komputer/hardware-jaringan/perangkat-keras-jaringan-komputer
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Thursday, March 16, 2017

Tips Membeli atau Memilih MainBoard (Motherboard)

 ADITZY     5:33 AM     Komputer, Tutorial     No comments   

 
 
Sumber : carisinyal.com

 
Carilah Motherboard yang Berharga Terjangkau dan Sesuai dengan Tujuan Penggunaan PC.
Sesuai dengan harganya Motherboard dibagi menjadi 3 segmen, yaitu :
  • Value (terjangkau),
  • Mainstream (menengah) dan
  • High End (kelas atas).
1) Tentukan dulu tujuan penggunaan PC
Apabila hanya digunakan untuk keperluan standar / administrasi sebaiknya gunakan tipe Value, jika untuk pemakaian home-entertainment bisa menggunakan mainstream dan seterusnya.

2) Tentukan Form-design (ukuran) Chassis yang ingin digunakan
Motherboard memiliki dua ukuran yang disebut ATX dan Micro-ATX. Ini mengacu pada chassis(casing / CPU) yang digunakan. ATX berukuran standar (Tower PC), sedangkan Micro-ATX berukuran lebih kecil (Mini Tower PC). Umumnya Motherboard Value menggunakan form-design Micro-ATX.

3) Pilihlah Chipset yang Tepat
Chipset merupakan “jantung” dari Motherboard. Pilihlah chipset dengan teknologi paling akhir, agar dapat menggunakan devices & periferal terbaru. Contohnya : mendukung Processor Intel LGA775, RAM DDR/DDR2/DDR3, Hard Disk Serial ATA, dsb. Produsen chipset yang umum di Indonesia antara lain : Intel, Via dan SiS.

4) Fasilitas Fitur Terintegrasi (on-board)
Fasilitas terintegrasi adalah fitur tambahan yang telah disertakan pada Motherboard tersebut, sehingga kita tidak perlu membeli periferal tambahan. Contoh fitur terintegrasi (on-board) antara lain : Grafics Integrated (VGA Card), Audio System, LAN, USB, dsb. Dengan adanya fasilitas ini, maka kita bisa berhemat karena bisa langsung digunakan.

5) Garansi yang Memadai dan Jaminan Purna Jual yang Baik
Garansi sangat penting untuk menjamin apabila suatu waktu PC kita mengalami masalah (trouble), sehingga kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk perbaikannya. Carilah merek yang betul-betul memiliki garansi riil dan dapat dipercaya. Saat ini rata-rata Motherboard memiliki garansi 1 – 3 tahun. Garansi juga terkait dengan layanan purna jual, dimana kita membeli devices tambahan atau komplain mengenai produk yang kita. Artinya penting buat kita untuk membeli Motherboard pada dealer yang cukup bonafid.

6) Ketersediaan Driver Pendukung
Driver adalah aplikasi yang berfungsi untuk “memperkenalkan” devices & periferal yang dipasang pada Motherboard, misalnya VGA Card, Printer, CD ROM dan sebagainya. Tanpa driver, perangkat tersebut tidak dapat berjalanan atau dikenali oleh sistem PC. Pastikan Motherboard telah dilengkapi dengan CD Driver yang up to dated sehingga dapat mengenali perangkat terbaru.

7) Kompatibilitas Sistem dengan Berbagai Modul Card Tambahan
Maksudnya adalah kesesuaian devices & periferal pada Motherboard agar semua sistem dapat bekerja dengan sesuai. Misalnya, apakah tipe RAM atau VGA Card yang kita gunakan dapat berjalan baik dengan Motherboard tersebut. Kompatibilitas merupakan poin penting, karena jika ada satu perangkat yang tidak cocok berarti PC secara keseluruhan tidak dapat digunakan. Untuk mengetahui kompatibilitas, dapat di cek pada dealer yang menjual atau membaca buku manual (guide book) yang tersedia.

8) Kelengkapan pada Motherboard
Terakhir yang tak kalah penting adalah kelengkapan pada Motherboard. Ketika membeli suatuMotherboard box-packaged haruslah menyertakan CD Driver, Buku Manual (Guide Book), Kabel ATA/SATA/Floppy dan Back-panel (berfungsi untuk pelapis bagian belakang casing sebagai tempat konektor). Item diatas minimal harus ada, karena kita tidak dapat merakit PC tanpanya.

Demikian artikel tentang Tips Membeli atau memilih MainBoard. Semoga bermanfaat. Sekian dan terimakasih.

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Sunday, October 16, 2016

Kebutuhan Server Untuk Lalu Lintas dan Aplikasi Jaringan Komputer

 ADITZY     5:06 PM     Jaringan, Komputer     No comments   

 
 
sumber : pemasangan.com

     Server adalah perangkat yang ditujukan untuk menyediakan sebuah layanan kepada beberapa perangkat lainya. Beberapa server bekerja dengan  berat, dan beberapa  lainya  bekerja  dengan  ringan. Tidak semua  kebutuhan server harus dimaksimalkan  sebisa  mungkin, beberapa kebutuhan bisa diminimalisir untuk menghemat biaya. Lalu, apa  saja  yang  harus  diperkirakan  untuk  mendapatkan  server  yang optimal?

1. Hardware
     Hardware  yang dimaksud  adalah hardware yang bekerja sama dengan server, seperti Router, Switch, dsb. Pastikan, bahwa server kita bisa bekerja sama  dengan hardware lainya, pastikan bahwa port  untuk koneksi antara peripheral satu bisa bekerja dengan yang lainya.

2. Aktifitas Bisnis
     Setelah hardware yang bisa bekerja sama dengan baik, maka kita harus tahu aktifitas bisnis kita seperti apa. kita harus tahu seberapa berat aktifitas yang dilakukan oleh server, apakah server akan melakukan komputasi matematika yang rumit? Apakah server hanya menyediakan konten? Apakah server bekerja dengan keras sebagai penyedia jasa kriptografi?
Setelah  mengetahui  aktifitas  bisnis,  kita  bisa  menentukan kebutuhan  hardware  operasional  dalam  server  kita,  berapa  clock rate yang dibutuhkan, jumlah RAM, jumlah penyimpanan data, dsb.

3. Jumlah Pengguna
     Selain aktifitas bisnis, maka yang tidak bisa  lepas darinya adalah jumlah pengguna. Aktifitas bisnis yang ringan mungkin memerlukan kualitas hardware yang rendah, tapi dengan jumlah pengguna yang banyak,  maka  kualitas  hardware  yang  tinggi  juga  dibutuhkan.

Optimal = (n pengguna * r aktifitas bisnis) * n pengguna

     Untuk  mendapatkan  spesifikasi  yang minimal, jumlah pengguna dikalikan dengan  rasio aktifitas bisnis yang dibutuhkan karena mereka saring terkait satu sama lain. Spesifikasi minimal tersebut dikalikan dengan jumlah pengguna lagi untuk membuat margin antar spesifikasi minimal dan rata-rata operasional.

4. Skalabilitas
     Sebuah struktur yang baik adalah apabila struktur tersebut tumbuh, dia tidak perlu  dibangun lagi dari awal. Server harus bisa  tumbuh dan berkembang sesuai dengan  kebutuhan di masa mendatang. Penentuan skema jaringan, dan juga pembagian sumber daya yang tepat, alokasi cadangan yang tepat bisa membuat perkembangan server dengan mudah tanpa harus merubah yang sudah jadi.

5. Titik Penyebaran
     Server dengan pengguna yang tersebar  mempunyai jarak yang berbeda-beda dalam  mengirimkan informasi. Apabila titik penyebaran terlalu jauh, bukan tidak mungkin server sekunder yang lebih dekat harus  dibuat. Pembuatan server sekunder, bisa  membuat penyampaian informasi, apabila tidak dimungkinkan, maka optimalisasi hardware media  pengiriman data harus  ditingkatkan, seperti menggunakan media kecepatan tinggi seperti kabel fiber, dsb.

6. Software
     Ingat bahwa hardware tidak bisa bekerja tanpa software. Pemilihan software yang tepat juga dibutuhkan. Kita juga bisa melihat aktifitas bisnis yang dilakukan, apakah  server  berfungsi sebagai penyedia DNS? Berarti,  kita harus menginstall software manajemen DNS di server.

     Bagaimana dengan pemilihan jenis atau merk  DNS server? Pemilihan yang sesuai tergantung  dari kebutuhan server, apabila server melayani jutaan pelanggan tiap harinya dan apabila mati sejenak bisa menyebabkan bencana, maka pemilihan merk software sebaiknya dilakukan sebaik mungkin untuk  meminimalisir kerugian.
Server harus bisa dihandalkan untuk mengatasi jutaan pengguna yang mengaksesnya.

                               
     Secara hirarki, kebutuhan server terpisah  antar hardware dan software, tapi salah satu  dari mereka tidak bisa diabaikan.Hadware ditentukan berdasarkan aktifitas bisnis dan  jumlah pengguna, lalu bagaimana untuk  menentukan hardware ini? Ada beberapa metode, salah satunya adalah klasifikasi tingkatan. Klasifikasi ini bisa berbeda-beda,  sesuai dengan orang yang melakukan klasifikasi, orang tersebut harus berpengalaman dalam melakukan perkiraan kebutuhan hardware untuk sebuah bisnis.

 
Klasifikasi Tingkatan

     Klasifikasi tingkatan dilakukan dengan  membagi  jenis-jenis  hardware,  seperti kebutuhan RAM, Hardisk, CPU Clock Rate, dll.Sebelum melakukan optimalisasi, maka formula perhitungan optimalisasi di atas harus dinormalisasikan.
 
Contoh  kasus,  perusahaan  dengan  pegawai  sebanyak  1000  orang,  dengan aktifitas  bisnis  melakukan  pengunggahan  laporan,  pengunduhan  laporan,  dan validasi  data.  Dilakukan  benchmark,  bahwa  dalam 1  menit,  ada  500  orang melakukan  aktifitas  bisnis,  dari  aktifitas  tersebut,  30  orang  gagal,  dan  sisanya berhasil.  Maka  rasio  aktifitas  bisnisnya  adalah  500-30/500,  94%,  ada 6%  yang gagal, sehingg rasionya adalah 106%.
 
Maka angka optimalisasinya, adalah 1000 * 1.0 * 1000 = 1,000,000.
Rasio akfitifas bisnis di optimalisasi harus 100%.
Lalu, dilakukan pencarian aktifitas puncak, 1 * 1.6 * 1000 = 1.600.000.
Rasio optimalisasinya 1.000.000/1.600.000 = 0.625

 Tabel Klasifikasi RAM


Maka RAM yang dibutuhkan adalah 16 Giga Byte. Begitu pula dengan cara perhitungan jumlah memory, clock rate CPU, dsb. Harus diingat bahwa tabel klasifikasi ini harus ditentukan oleh orang yang benarbenar mengerti tentang optimalisasi, yang telah berpengalaman dalam melakukan klasifikasi kebutuhan.

Tabel klasifikasi muncul seiring dengan orang yang bertanggung jawab untuk melakukan klasifikasi tersebut mempunyai pengalaman saat operasional lapangan berlangsung.


Untuk mendapatkan kemampuan server yang optimal, maka merk dari web server harus memenuhi 4 kriteria berikut.

1. Jaminan
Aplikasi web server harus terjamin, dan apabila terjadi kerugian maka perusahaan web server tersebut juga harus ikut mempertanggungjawabkanya.
 
2. Kontinuitas
Jaman berkembang terus, merk web server harus terus dikembangkan seiring dengan berkembangnya teknologi, dalam kasus web server seperti versi protocol HTTP, web server harus terus berkembang dan mengikuti standar prototokl HTTP yang baru tanpa melupakan yang lama.

3. Keamanan
Web server yang aman, tidak rentan terhadap pencurian identitas, injeksi, dsb, adalah salah satu alasan kemampuanya untuk terus berjalan dan melayani pengguna.

4. Kehandalan
Web server harus handal, dia tidak boleh sangat lemah hingga bahkan apabila hardware server sudah optimal, tapi software web server hanya bisa melayani 256 pengguna setiap menit.


Demikian artikel tentang Kebutuhan Server Untuk Lalu Lintas dan Aplikasi Jaringan Komputer. Semoga bermanfaat. Sekian dan terimakasih.

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Home
View mobile version
Calendar Widget by CalendarLabs

Popular Posts

  • Lompat di Atas Kuda-Kuda Kangkang dan Jongkok
          Pada bagian ini , Anda akan berlatih senam ketangkasan dengan menggunakan alat. Alat yang digunakan, yaitu kuda-kuda lompat sebaga...
  • Jalan Cepat: Pengertian, Teknik, Tahapan, Peraturan, dan Karakteristik
    Sumber : koran.tempo.co Materi nomor cabang atletik jalan cepat ( race walking ) ini bertujuan untuk mengembangkan berbagai pola gerak dasar...
  • Baseball : Ukuran Lapangan Permainan Baseball/Bisbol dan Gambar
    Baseball  atau bisbol adalah sebuah permainan yang populer di Amerika.Tak seorangpun penduduk di sana yang tak mengenal olahraga baseball i...
  • Tes Kebugaran Jasmani, Pengukuran Daya Tahan Otot Jantung dan Paru-Paru
         Tes  kebugaran jasmani  merupakan suatu alat untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani seseorang. Dalam tes ini, yang menjadi objek pen...

Categories

  • Agama
  • Atletik
  • Bahasa Indonesia
  • Hardware
  • Info
  • Jaringan
  • Komputer
  • Konfigurasi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sains
  • Software
  • Tutorial

Blog Archive

  • ▼  2021 (20)
    • ▼  September (1)
      • Sepeda Motor : Pengertian, Sejarah dan Jenis-Jenis...
    • ►  April (5)
    • ►  March (4)
    • ►  January (10)
  • ►  2020 (1)
    • ►  December (1)
  • ►  2018 (5)
    • ►  June (5)
  • ►  2017 (8)
    • ►  June (1)
    • ►  May (6)
    • ►  March (1)
  • ►  2016 (1)
    • ►  October (1)
Flag Counter

About Me

ADITZY
View my complete profile

Find Us On Facebook

Tags

  • Agama (5)
  • Atletik (3)
  • Bahasa Indonesia (1)
  • Hardware (6)
  • Info (17)
  • Jaringan (2)
  • Komputer (8)
  • Konfigurasi (2)
  • Olahraga (16)
  • Otomotif (1)
  • Pendidikan (16)
  • Sains (1)
  • Software (3)
  • Tutorial (4)

Tags

Facebook

  • Home
  • Features
  • _Multi DropDown
  • __DropDown 1
  • __DropDown 2
  • __DropDown 3
  • _ShortCodes
  • _SiteMap
  • _Error Page
  • Documentation
  • _Web Documentation
  • _Video Documentation
  • Download This Template

Most Popular

Social Widget

Selamat Berkunjung dan Terimakasih

Copyright © ADI WEB | Powered by Blogger
Design by 'As Blog | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates